Non sense
Di dunia ini aku tidak memiliki banyak teman. Bukan tidak mau berteman ,tapi aku memiliki jangkauan teman yang sempit.
Aku ditempah di lingkungan yang terbiasa untuk diam.
Saudariku yang jauh diatasku ,dia adalah orang yang sensitif ,seluruh barangnya tidak bisa kami sentuh.
Dia hanya berbicara seperlunya saja. Dan dia sangat dingin.
Aku juga memiliki saudara ,dia orang yang biasa saja ,tapi karena perbedaan usia kami yang lumayan jauh membuatku agak segan berbicara padanya.
Dan saudariku 1 lagi ,dia adalah orang yang menghabiskan waktu di gudang. Belajar ,tidur ,menulis cerpen ,dia melakukannya seorang diri di gudang. Aku bahkan sangat takut berbicara padanya.
Hal itu membuat aku menjadi orang yang penyendiri.
Aku bahkan bisa bertahan seharian tidak keluar dari suatu ruangan.
Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa hidupku terasa biasa saja bahkan cenderung membosankan.
Tapi kesendirian membuatku begitu senang ,tenang.
Sejujurnya aku tidak terlalu suka orang berdatangan ke ruanganku atau tempatku hidup.
Agak risih saat mereka ada disitu.
Bukan nya aku tidak suka ,tapi kehidupanku telah menempahku untuk lebih menyukai kesendirian daripada keramaian.
Hal itu yang membuat aku tidak menyukai musik ,tidak terlalu senang mendengar musik.
Sebab sikapku yang demikian juga mengubah proses kinerja otakku.
Aku tidak bisa menyerap suatu hal dengan baik jika aku mendengarkan musik atau mendengar kebisingan.
Aku tidak bisa konsentrasi untuk ujian ketika sekelilingku penuh keributan.
Dan ketika aku sedang banyak masalah ,yang kubutuhkan adalah kesendirian ,bukan musik.
Hal itu juga yang membuatku selalu menutupi hubunganku dengan orang lain. Aku tidak terlalu suka orang mengetahui siapa orang yang kusukai ,bagaimana dia ,bagaimana aku ,atau bahkan membuat lelucon mengenai hubunganku.
Aku lebih suka menyimpannya sendiri. Itu adalah privasiku.
Kau juga tidak akan melihat fotoku bersama kumpulan orang-orang atau sering disebut grup di sosial mediaku. 99% isinya adalah foto selfie not wefie.
Banyak orang yang berkata ,ketika aku sudah mengenalmu ,kau adalah orang yang berisik dan berbicara terlalu kencang ,dan tidak bisa diam.
Sejujurnya ,aku adalah orang yang penuh dengan kesendirian.
Tidakkah kau lihat sorotan mata itu?
Aku ditempah di lingkungan yang terbiasa untuk diam.
Saudariku yang jauh diatasku ,dia adalah orang yang sensitif ,seluruh barangnya tidak bisa kami sentuh.
Dia hanya berbicara seperlunya saja. Dan dia sangat dingin.
Aku juga memiliki saudara ,dia orang yang biasa saja ,tapi karena perbedaan usia kami yang lumayan jauh membuatku agak segan berbicara padanya.
Dan saudariku 1 lagi ,dia adalah orang yang menghabiskan waktu di gudang. Belajar ,tidur ,menulis cerpen ,dia melakukannya seorang diri di gudang. Aku bahkan sangat takut berbicara padanya.
Hal itu membuat aku menjadi orang yang penyendiri.
Aku bahkan bisa bertahan seharian tidak keluar dari suatu ruangan.
Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa hidupku terasa biasa saja bahkan cenderung membosankan.
Tapi kesendirian membuatku begitu senang ,tenang.
Sejujurnya aku tidak terlalu suka orang berdatangan ke ruanganku atau tempatku hidup.
Agak risih saat mereka ada disitu.
Bukan nya aku tidak suka ,tapi kehidupanku telah menempahku untuk lebih menyukai kesendirian daripada keramaian.
Hal itu yang membuat aku tidak menyukai musik ,tidak terlalu senang mendengar musik.
Sebab sikapku yang demikian juga mengubah proses kinerja otakku.
Aku tidak bisa menyerap suatu hal dengan baik jika aku mendengarkan musik atau mendengar kebisingan.
Aku tidak bisa konsentrasi untuk ujian ketika sekelilingku penuh keributan.
Dan ketika aku sedang banyak masalah ,yang kubutuhkan adalah kesendirian ,bukan musik.
Hal itu juga yang membuatku selalu menutupi hubunganku dengan orang lain. Aku tidak terlalu suka orang mengetahui siapa orang yang kusukai ,bagaimana dia ,bagaimana aku ,atau bahkan membuat lelucon mengenai hubunganku.
Aku lebih suka menyimpannya sendiri. Itu adalah privasiku.
Kau juga tidak akan melihat fotoku bersama kumpulan orang-orang atau sering disebut grup di sosial mediaku. 99% isinya adalah foto selfie not wefie.
Banyak orang yang berkata ,ketika aku sudah mengenalmu ,kau adalah orang yang berisik dan berbicara terlalu kencang ,dan tidak bisa diam.
Sejujurnya ,aku adalah orang yang penuh dengan kesendirian.
Tidakkah kau lihat sorotan mata itu?
Comments
Post a Comment